Program Diklat Kelas Industri | Guru Tamu dari Dunia Industri sebagai Pengenalan Dunia Kerja bagi Siswa TKR

Ada kalanya manusia berada pada suatu titik kejenuhan. Begitu pula yang dialami oleh para peserta didik di sekolah. Titik kejenuhan ini dapat menghambat proses penerimaan materi pelajaran yang diajarkan oleh bapak dan ibu guru. Oleh karena itu, diperlukan pergantian suasana baru, salah satunya dengan mengadakan guru tamu.

Guru tamu adalah program pembelajaran dimana para siswa akan diajar oleh instruktur yang berasal dari luar instansi sekolah misalnya dari DU/DI.

Berdasarkan hal ini, pada hari Senin tanggal 24 Mei 2021 SMA AL WAFI IBS untuk Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO)  mengundang guru tamu dari  Auto 2000 yaitu Perusahaan  jaringan jasa penjualan, perawatan, perbaikan dan penyediaan suku cadang TOYOTA dengan manajemen yang sudah ditangani sepenuhnya oleh PT. Astra International Tbk. Dalam kesempatan ini para siswa kelas 10 Teknik Kendaraan Ringan Otomotif sebagai peserta yang menerima materi dari guru tamu tersebut, kegiatan ini berjalan dengan khidmat dan penuh wawasan yang didapat oleh para peserta didik yang mengikuti kegiatan, sehingga para peserta dapat mengetahui pembelajaran langsung dari perusahaan bidang Otomotif tersebut.

ARTIKEL JURURSAN | PROFIL TEKNIK ELEKTRONIKA INDUSTRI

Perkembangan Teknologi sangat pesat terutama dalam bidang robotika. Untuk itulah dibutuhkan tenaga-tenaga terampil untuk dapat menjawab tantangan perkembangan tersebut dan jurusan Teknik Elekronika Industri menjadi solusinya. Selain itu lulusan Teknik Elektronika Industri banyak dibutuhkan di dunia kerja, karena saat ini semua perusahaan rata-rata memanfaatkan system elektronika untuk melakukan proses produksi seperti PT Pindad Persero, PT Sinar Sosro dan masih banyak lagi perusahaan lainnya.

Jurusan Teknik Elektronika Industri mendidik siswa agar mempunyai kemampuan/ keterampilan kepada anak didik dalam bidang system control dan maintenance peralatan industri berbasis “electrical control” dan “microprocessor”. Dimana kompetensi di atas meliputi pengetahuan dan keterampilan Listrik dan Elektronika umum, Mikrokontroller dan Mikroprocessor, Pneumatic dan PLC, serta Programming berbasis komputer yang erat kaitannya dengan proses produksi di Industri.

Kompetensi Keahlian yang akan dipelajari:

  • Dasar Kelistrikan Elektronika
  • Dasar Elektronika
  • Sistem Mikroprosessor dan Mikrokontroler
  • Teknik Pemrograman
  • Rangkaian Elektronika
  • Programmable Logic Control (PLC)
  • Komunikasi Data dan Interface
  • Sensor dan Aktuator
  • Perekayasaan Sistem Kontrol
  • Perekayasaan Sistem Robotik
  • Pembuatan dan Pemeliharaan Peralatan Elekronik

Ruang Lingkup Pekerjaan:

Lulusan Teknik Elektronika Industri memiliki kesempatan yang luas untuk bekerja di semua sektor industri manufacture sebagai tenaga:

  • Teknisi Elektronika Industri
  • Teknisi Robotika
  • Maintenance Peralatan Sistem Kontrol Industri

ARTIKEL JURUSAN | PROFIL REKAYASA PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE ENGINEERING/PROGRAMMING)

Rekayasa perangkat lunak sebagai penerapan suatu pendekatan yang sistematis, disiplin dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan ini, yaitu penerapan pendekatan engineering atas perangkat lunak.

Rekayasa Perangkat Lunak adalah pengubahan perangkat lunak itu sendiri guna mengembangkan, memelihara, dan membangun kembali dengan menggunakan prinsip reakayasa untuk menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja lebih efisien dan efektif untuk pengguna.

Tujuan Rekayasa Perangkat Lunak

Secara lebih khusus kita dapat menyatakan tujuan dan Rekaya Perangkat Lunak ini adalah:

  1. Memperoleh biaya produksi perangkat lunak yang rendah.
  2. Menghasilkan perangkat lunak yang kinerjanya tinggi, andal dan tepat waktu
  3. Menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja pada berbagai jenis platform
  4. Menghasilkan perangkat lunak yang biaya perawatannya rendah

Kriteria Dalam Merekayasa Perangkat Lunak

  1. Dapat terus dirawat dan dipelihara (maintainability)
  2. Dapat mengikuti perkembangan teknologi (dependability)
  3. Dapat mengikuti keinginan pengguna (robust).
  4. Efektif dan efisien dalam menggunakan energi dan penggunaannya.
  5. Dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkan (usability).

Ruang Lingkup Rekayasa Perangkat Lunak

  1. Software Requirements berhubungan dengan spesifikasi kebutuhan dan persyaratan perangkat lunak.
  2. Software desain mencakup proses penampilan arsitektur, komponen, antar muka, dan karakteristik lain dari perangkat lunak.
  3. Software construction berhubungan dengan detail pengembangan perangkat lunak, termasuk. algoritma, pengkodean, pengujian dan pencarian kesalahan.
  4. Software testing meliputi pengujian pada keseluruhan perilaku perangkat lunak.
  5. Software maintenance mencakup upaya-upaya perawatan ketika perangkat lunak telah dioperasikan.
  6. Software configuration management berhubungan dengan usaha perubahan konfigurasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan tertentu.
  7. Software engineering management berkaitan dengan pengelolaan dan pengukuran RPL, termasuk perencanaan proyek perangkat lunak.
  8. Software engineering tools and methods mencakup kajian teoritis tentang alat bantu dan metode RPL.

ARTIKEL JURUSAN | PROFIL TEKNIK KENDARAAN RINGAN OTOMOTIF

Teknik Kendaraan Ringan adalah ilmu yang mempelajari tentang alat-alat Transportasi darat yang menggunakan mesin, terutama mobil yang mulai berkembang sebagai cabang ilmu seiring dengan diciptakannya mesin mobil. Dalam perkembangannya, mobil semakin menjadi alat transportasi yang kompleks yang terdiri dari ribuan komponen yang tergolong dalam puluhan system dan subsistem. Oleh karena itu, Teknik Kendaraan Ringan pun berkembang menjadi ilmu yang luas dan mencakup semua system dan subsistem.

Teknik Kendaraan Ringan yang dulunya adalah Teknik Otomotif, membekali peserta didik dengan ilmu kendaraan ringan  agar mampu melaksanakan perawatan dan perbaikan komponen – komponen mobil secara mandiri, merawat dan memperbaiki mobil sesuai dengan standar yang ditentukan oleh pabrik, merawat dan memperbaiki mobil pada bengkel atau perusahaan dimana tempat ia bekerja, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi dirinya dan orang lain.

Tujuan Kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMA AL WAFI IBS yaitu membekali peserta didik dengan pengetahuan, sikap, prilaku dan ketrampilan agar kompeten dalam :

  1. Bidang kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan yang diberikan, sehingga mampu mengembangkan dan mengaplikasikan dalam pekerjaanya secara mandiri dan dapat mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industry sebagai tenaga kerja tingkat menengah yang handal.
  2. Memiliki karakter, mampu berkompetisi dan mengembangkan sikap professional dalam kompetensi keahlianTeknik Kendaraan Ringan.
  3. Menciptakan Lapangan Kerja sendiri atau bewirausaha dalam bidang kompetensi keahlian teknik Kendaraan Ringan.
  4. Melanjutkan ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi sesuai kompetensi yang dimiliki

Lulusan kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMA AL WAFI IBS bekali dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam perawatan dan perbaikan motor otomotif, Perawatan dan perbaikan system pemindah tenaga otomotif,  Perawatan dan perbaikan chasis dan suspense otomotif, Perawatan dan perbaikan system kelistrikan otomotif serta dibekali kemampuan dalam berwirausaha sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat, dunia industry.C

SMA Bisaa | Program Pendidikan Vokasi

Pemerintah baru saja meluncurkan program pendidikan vokasi industri, yakni link and match antara SMA dan industri. Program pendidikan vokasi industri ini sesuai dengan Instruksi Presiden nomor 9 tahun 2016 tentang revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMA) dalam rangka peningkatan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.

Program ini menargetkan pada 2019 sebanyak 1.775 SMA akan menghasilkan 845.000 tenaga kerja tersertifikasi yang disalurkan melalui 355 perusahaan.

Pada tahap awal, pemerintah telah menunjuk tiga perusahaan industri dan 20 SMA, yakni PT. Petrokimia Gresik dengan 7 SMA di wilayah Jawa Timur, PT Astra Hinda Motor dengan 9 SMA di Tangerang, Banten, dan Sulawesi Selatan, PT Polytama Propindo dengan 4 SMA di Indramayu dan Cirebon, PT Komatsu Indonesia dengan 41 Sekolah di seluruh Indonesia termasuk SMA AL WAFI IBS.

Dengan program ini maka lulusan SMA akan bisa langsung bekerja di industri-industri tersebut. Sehingga ke depan tidak akan ada lagi lulusan SMA yang menganggur.

PROGRAM KELAS INDUSTRI Link and Match PT. Komatsu Indonesia dengan SMA AL WAFI IBS

KOMITMEN BERSAMA TINDAK LANJUT KOMATSU CLASS Seluruh warga SMA AL WAFI IBS menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai dengan spesific pekerjaan/ jurusan, Kegiatan ini dilaksanakan di SMA AL WAFI IBS yang dihadiri langsung Oleh Kepala Cabang Dinas Kab. Pandeglang, Tim Silver Expert PT Komatsu Indonesia, Pengawas SMA, Kepala Sekolah, Dewan Guru dan Staf, Tokoh Masyarakat Setempat, serta Siswa SMA AL WAFI IBS.

PPDB 2021/2022 | SMA AL WAFI IBS

Sesuai dengan SE Nomor 1 Tahun 2021 menyatakan PPDB 2021 dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Mendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang PPDB pada TK, SD, SMP, SMA, dan SMA SMA AL WAFI IBS Menerima Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2021, Pendaftaran dilaksanakan Mulai April 2021 .

Permendikbud tersebut mengatur PPDB 2021 untuk SD, SMP, dan SMA dilaksanakan melalui beberapa jalur pendaftaran yakni zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orangtua/wali, dan prestasi kecuali untuk jenjang SD. Sementara, seleksi calon peserta didik baru tingkat SMA memiliki jalur pendaftaran yang berbeda.

Ketentuan Seleksi SMA

Seleksi calon peserta didik baru kelas 10 SMA mempertimbangkan sejumlah hal, yaitu:
a. rapor yang dilampirkan dengan surat keterangan peringkat nilai rapor peserta didik dari sekolah asal pada 5 semester terakhir
b. prestasi di bidang akademik maupun non-akademik
c. hasil tes bakat dan minat sesuai dengan bidang keahlian yang dipilih.

Rencana Sekolah Tatap Muka Terbatas

indonesiabaik.id – Melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, pemerintah mendorong akselerasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Rencananya, sekolah tatap muka terbatas akan dimulai pada Juli 2021 setelah pendidik dan tenaga kependidikan selesai divaksinasi.

Kondisi Kelas

Bagi satuan pendidik SMA, SMA, MA, MAK, SMP, MTs, SD, MI dan program kesetaraan diwajibkan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 18 peserta didik per kelas.

Sementara untuk SDLB, MILB, SMPLB, MTsLB dan SMLB, MALB diwajibkan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas; dan untuk PAUD jaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima peserta didik per kelas.

Perilaku Wajib Di Sekolah

Bagi siswa yang nantinya masuk sekolah maka harus mengikuti aturan perilaku. Di antaranya menggunakan masker kain 3 (tiga) lapis atau masker sekali pakai/masker bedah yang menutupi hidung dan mulut sampai dagu.

Mencuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir atau cairan pembersih tangan (hand sanitizer) juga wajib diterapkan. Siswa wajib menjaga jarak minimal 1,5 (satu koma lima) meter dan tidak melakukan kontak fisik seperti bersalaman dan cium tangan. Serta menerapkan etika batuk/bersin.

Kegiatan di Sekolah

Selama 2 bulan pertama masa transisi sekolah tatap muka, tidak diperbolehkan adanya kegiatan selain pembelajaran. Misalnya, orang tua menunggu peserta didik di satuan pendidikan, istirahat di luar kelas, pertemuan orang tua-peserta didik, pengenalan lingkungan satuan pendidikan, dan sebagainya.

Tak hanya itu, kegiatan olahraga dan ekstrakurikuler tidak diizinkan di satuan pendidikan, namun disarankan tetap melakukan aktivitas fisik di rumah. Kantin pun tidak diperbolehkan, melainkan disarankan membawa makanan/minuman dengan menu gizi seimbang. Untuk kegiatan pembelajaran di luar sekolah dibolehkan dengan tetap menjaga protokol kesehatan.